Nabi ‘Isa diangkat kepada Allah, bukan wafat !
Orang-orang Yahudi beringas hendak membunuh Nabi ’Isa ’Alaihissalam sebagai mana biasanya tiap-tiap Nabi hendak dibunuh oleh kaumnya.
Akan tetapi Allah memelihara Nabi Isa sebagaimana Allah telah memelihara Nabi-Nabi lain sebelumnya
Allah mengatakan hal ini dalam al Quran:
Artinya: ”Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.“(Ali Imran:54).
Pada satu kali Nabi Isa Alaihissalam, sedang mengajar agama kepada murid-muridnya disuatu tempat. Diantara muridnya ada yang berkhianat dan memberitahukan kepada penguasa-penguasa yang anti kepada Nabi Isa as. Beliau dikepung hendak ditangkap dan dibunuh.
Pada ketika itulah nabi ‘Isa ’as diangkat oleh Allah kepadaNya,sehingga beliau tidak dapat ditangkap oleh orang kafir yang hendak membunuhnya.
Orang-orang kafir itu menyerbu masuk rumah, mereka mengambil seorang dari pada murid beliau (kabarnya yang berkhianat itu), lantas menangkapnya dan kemudian mensalibnya.
Yang tertangkap dan tersalib itu bukan Nabi Isa as tetapi orang lain agak serupa muka dan gayanya dengan Nabi Isa karena sipenangkap ini tidak tau persis muka nabi Isa as. Setelah laki-laki itu ditangkap lantas dipukuli sehingga berdarah muka dan tubuhnya. Mereka tidak memperdulikan ucapan orang yang ditangkap itu yang mengatakan berulung-ulang bahwa ia bukan Isa.
Lantas ia disalib bersama dengan ”pejabat” lain dalam keadaan muka dan badan yang berdarah dan bengkak-bengkak.
Orang-orang yang melihat kemudian menjadi ragu-ragu apakah benar yang di salib itu Nabi Isa As atau bukan .
Inilah kepercayaan I’itiqad umat islam tentang Nabi Isa di akhir masa beliau, dan inilah yang di terangkan oleh Allah dengan firman-Nya :
Artinya: ’’dan karena ucapan mereka: ’’Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih , ’Isa putra maryam, Rasul Allah. Dan mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang serupa dengan ‘Isa. Sesungguhya orang-orang yang berselisih paham tentang ‘Isa sebenarnya mereka dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang di bunuh itu,kecuali mengikuti persangkaan belaka mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu ‘Isa” (An Nisa: 157).
Orang –orang Yahudi yang menangkap dan menyalib Nabi ’Isa itupun kemudian jadi ragu-ragu, apakah benar yang mereka salib itu Nabi ‘Isa yang sebenarnya.
Hal ini diterangkan Allah dalam akhir ayat itu, artinya :
“sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang pembunuhan terhadap ‘Isa itu, sebenarnya mereka dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu .
Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, Kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. (An-Nisa”:157).
Dan Allah menyatakan dengan tegas dalam al-Qur’an bahwa nabi Isa As diangkat kepadanya.
Firman Allah, artinya:
“Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepadaNya,dan Allah Maha Kuasa dan Maha Bijaksana”. (An Nisa:158)
Tegasnya dapat dinyatakan dengan yakin, bahwa Nabi Isa As tidak dapat ditangkap oleh orang kafir, juga tidak dapat disalib dan dibunuh tetapi diangkat hidup kepada Allah.
Kalau ada orang bertanya : Dimana nabi Isa As sekarang?
Jawabnya harus tegas : Disuatu tempat yang mulia diatas langit.
Ini adalah suatu mu’jizat yang besar pula dari nabi Isa, yaitu beliau diangkat hidup-hidup dengan tubuhnya dan rohnya.
Kalau ada orang berpendapat, bahwa nabi Isa dapat ditangkap dan dibunuh(disalib), maka kepercayaan itu bertentangan dengan Al quran.
Kalau ada orang berpendapat bahwa nabi Isa itu diangkat kepada Allah sesudah dimatikan dulu, maka orang itu seolah-olah berpendapat bahwa Allah telah melaksanakan keinginan orang yahudi yang hendak membunuh Nabi Isa As.
Kalau ada orang berpendapat bahwa yang diangkat itu adalah roh beliau saja, maka apa perbedaannya Nabi Isa dengan manusia lain yang sesudah wafatnya rohnya pun diangkat Allah kelangit ?
Kepercayaan yang benar menurut Islam adalah:
- Nabi Isa As dilahirkan tanpa bapak, sedang ibu beliau ialah siti Maryam. Kelahiran nabi Isa sama dengan nabi Adam, aitu sama-sama tidak pakai bapak.
- Isa diangkat menjadi Nabi dan Rasul untuk Bani Israil
- Mu’jizat beliau banyak, diantaranya bis a bercakap-cakap diwaktu bayi, bisa menghidupkan orang mati dan bias naik kelangit dengan roh dan tubuh sewaktu hidup
- B eliau tidak dapat ditangkap, apalagi disalib oleh musuh-musuh beliau.
- Beliau diangkat Allah kepadaNya,sehingga tidak dapat dibunuh orang kafir.tipu muslihat Allah lebih pintar dari orang kafir.
- Beliau tidak mati sampai sekarang.
- Beliau akan kembali kedunia di akhir zaman,sebagai yang diterangkan dalam hadits-hadits yang sahih.
Sumber: 40 Masalah Agama, Buku 1, K.H. Siradjuddin Abbas.

Terima kasih, atas semua artikel yang ditampilkan pada web ini..sehingga bisa menambah wawasan kita dalam beragama..Karena banyak sekarang orang yang mengaku orang islam tapi mereka sendiri tidak mengerti hukum-hukum islam….karena ketidakmengertian mereka inilah yang menyebabkan mudah tergelincir..oleh propakasi..orang-orang musyrik dan yahudi.
semoga tetap jaya…
assalamualaikum wr.wb.
tapi itu semua kan penafsiran, bukankah semua makhluk yg bernyawa akan mengalami mati?.
memang saat kejadian tsb nabi Isa as, diselamatkan oleh Allah. bisa jadi beliau diselamatkan disuatu tempat yang selanjutnya beliau hidup sebagaimana mestinya dan kemudian mengalami proses layaknya mahkluk Allah yang lain (mengalami mati)
coba camkan firman Allah yang lain:
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali (Maryam ayat 33).
disitu menjelaskan juga bisa jadi memang beliau mengalami waktu (hari) wafatnya, wallohu a’lam bisshowab.
salam kenal ya, maaf ini sebagai sharing aja
tolong infokan ke blok aku ya jika mempunyai alasan yg lebih kuat.
http://hasimpci.wordpress.com
nabi isa gak akan turun lagi ke dunia,,,di alquran gak ada keterangan isa mau turun..pertanyaan yg mendasar dari seorang ulama’ tasawwuf, isa turun itu membawa tugas lama apa tugas baru..??? klau tugas lama berarti udah gak berlaku..karna dia khusus bangsa israel..klau tugas baru ,berarti dia nabi baru..nah ini bertentangan dengan alquan ..tiada nabi setelahku (nabi muhammad nabi terakhir) ..nabi isa di anggkat ke langin ke planet lain..tentunnya dia di sana dulu gak sendirian ,pasti ada manusia lain di planet sana ..dan sekarang isa sudah wafat…
Nabi Isa as turun tetap sebagai penegak tauhid, tauhid yang sama disampaikan sejak nabi Adam as sampai Rasulullah.
Lalu jika nabi Isa turun, bagaimana orang2 yakin itu beliau? banyak yg mengaku sbg nabi isa bahkan mampu melakukan beberapa keajaiban, tapi mereka semua dianggap sesat bahkan ada yg dianggap dajjal.
Konsep diangkat dan turun kembali nabi Isa sepenuhnya adalah konsep bibel. Orang2 Islam yg menganggap nabi Isa diangkat hanya menggunakan An Nisaa 158 sebagai dasarnya, tdk ada yg lainnya, padahal yg dimaksud kata rofa’a disitu artinya sama dgn kata rofa’a di surah2 lainnya yaitu ditinggikan / dimuliakan di sisi Allah.
Yg menjadi misterinya adalah… tidak banyak sumber yg menceritakan sejarah nabi Isa setelah peristiwa penyaliban.
Just share.
bagaimana dengan konsep time travel, jika ada seorang time travel yg membantu menolong nabi isa (dengan izin Allah SWT) utk meloloskan diri dan membawanya ke masa depan (di angkat), di mana di masa depan tersebut ia juga di butuhkan utk membasmi dajjal, dan utk menjelaskan kepada umatnya yg telah salah paham akan ajarannya, dan karena ia di bawa ke masa depan, maka ia skip / melewati jaman rosulullah, sehingga ia tidak ikut dalam peperangan atau perjuangan nabi muhammad, lalu jika da yg bilang bahwa konsep diangkat dan di turunkannya nabi isa itu adalah konsep bible, maka itu adalah salah besar, karena bible menyatakan isa mati utk menebus dosa manusia, nah kalau nanti isa turun kembali ke dunia, apa dosa2 yg di tebus itu menjadi batal..???
…..Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat…..(az-zukhruf : 57-61)
Dalam tafsir AL Qurthubi ” ayat ini bermakna turunnya Nabi Isa AS ke bumi sebelum datangnya hari kiamat merupakan pertanda telah dekatnya hari kiamat.
Syaikh AHmad Syakir : Turunnya Isa pada akhir zaman adalah masalah yg tdk diperselisihkan oleh kaum muslimin. Itu karena telah ada hadits-hadits shahih dari Nabi SAW yg menjelaskan masalah ini. Masalah ini tegrolong pokok keimanan dalam agama. Orang yg mengingkarinya dianggap bukan org beriman”.
Syaikh AL ALbany ” ketahuilah hadits2 ttg dajjal dan turunnya Isa adalah mutawatir , wajib diimani. Jangan terperdaya oleh orang2 yg mengklaim bahwa itu adalah hadits 2 ahad sebab mereka tidak menguasai ilmu (hadits) ini.
Imam Ahmad bin Hambal : “wajib beriman bahwa al masih ad dajjal akan keluar dan di dahinya tertulis KAFIR (dlm huruf arab Kaf Fa Ro). bayak hadist yg menjelaskan hal itu, juga menjelaskan bahwa Isa akan turun dan membunuh dajjal di Bab Lud.
Abul hasan AL Asy’ari ” mengimani Allah , para malaikat, kitab-kitab, para rasul, apa yg datang dari Allah SWT, apa yg diriwiyatkan dari Rosulullah SAW, mereka tdk menolak satu pun dari perkara2 itu, dan mereka membenarkan keluarnya dajjal dan bahwa isa akan membunuhnya.
Ath-Thahawi, seorang ahli fiqh dan ahli hadits sert apemuka mazhab Hanafi pada masanya, berkata ” dan kita beriman kepada tanda2 kiamat, seperti keluarnya dajjal dan turunnya Isa bin Maryam dari langit.
Ibnu Taimiyyah ” Al Masih Isa bin Maryam AS pasti akan turun ke bumi di menara putih disebelah timur damaskus, lalu ia membunuh dajjal , menghancurkan salib dan membunuh babi sebagaimana disebutkan di dalam hadits2 shahih (maj’mu fatawa)
Ibnu Katsir ” terdapat hadits2 mutawattir dari Rosulullah SAW yg memberitakan ttg turunnya Isa ASsebelum hari kiamat sbg imam dan penguasa yg adil. (Tafsir Ibnu katsir)
dari samurah bin jundub Rosulullah SAW bersabda “…..dan dia (dajjal) akan muncul di seluruh muka bumi kecuali al Haram dan Baitul Maqdis, dan dia akan mengepung kaum muslimin di baitul maqdis, sehingga mereka mengalami guncangan yg dahsyat. lalu turunlah Isa bin Maryam di tengah2 mereka, kemudian Allah SWT mengalahkan dajjal dan tentaranya (HR Bukhari, Ahmad, Tardimzi, Nasa’i, AL hakim, dan Baihaqi)
Ketika Allah telah mengutus al Masih Ibnu Maryam , maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur damsyiq dg mengenakan dua buah pakaian yg dicelup dg waras dan za’faron dan kedua telapak tangannya diletakkan di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutirara. Maka tidak ada orang kafirpun yg mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari dajjal hingga menjumpai di pintu Lud, lantas dibunuhnya dajjal. Kemudia Isa datang keoada suatu kaum yg telah dilindungi oleh ALlah dari dajjal, lalu isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu tentang derajat mereka di surga (shahih muslim, kitab al fitan wa Asyarthis sa’ah, bab dzikr ad dajjal 18: 67-68)
-(Fitnah dan Petaka Akhir Zaman : Abu fatiah Al Adnani)-